Ratusan pedagang ayam di Pasar Kobong Rejomulyo Semarang yang tergabung dalam Forum Pedagang Ayam Pasar Rejomulyo (FPAPR), Kamis (28/8/08)  demo besar-besaran di Balaikota Semarang. Para pedagang itu menolak rencana pemkot untuk merelokasi Pasar Rejomulyo ke areal di sebelah utara Terminal Penggaron, Semarang.

Dengan membawa ratusan keranjang ayam yang ditempatkan pada puluhan mobil bak terbuka, para pendemo meneriakkan tuntutan agar pemerintah meninjau ulang rencana relokasi itu. Para pedagang menganggap relokasi itu akan berdampak pada kelangsungan hidup mereka, karena ditinggalkan oleh pelanggan.

Pasalnya, lokasi yang ditawarkan oleh pemkot jauh dari pembeli dan sarana transportasinya tidak mendukung. Dengan keadaan ini dikhawatirkan para pembeli akan beralih pada pasar yang lebih besar.

’’Kalau dialihakn ke tempat baru itu, dagangan kita tidak laku karena tidak ada pembeli, sehingga tempat itu akan mangkrak karena ditinggalkan oleh pembeli maupun penjualnya,’’ ujar ketua FPAPR Semarang, H Ponijo.

Para pedagang juga mengaku, rencana relokasi itu belum disosialisasikan dan belum dibicarakan dengan pihak pedagang, sehingga pemkot dinilai tergesa-gesa mengambil kebijakan soal pemindahan pasar tersebut.

Sementara menurut Ketua LSM Forum Pemerhati dan Komunikasi Masyarakat (FPKM) Sigit Purnomo SH, alasan yang digunakan untuk merelokasi terkesan dibuat-buat. Pasar tersebut dinilai menimbulkan limbah dan bau yang tidak sedap, padahal bau tersebut lebih banyak diakibatkan rob.

’’Padahal para pedagang sudah sepakat mau membantu pembiayaan pembuatan tempat penampungan limbah yang efektif,’’ ujar Sigit.

Aksi demo mulai mereda setelah para pendemo ditemui Kepala Dinas Pasar Kota Semarang, Tomy Yarmawan Said. Tomy menjanjikan kepada para pendemo mengadakan koordinasi antara perwakilan pedagang dengan Sekda maupun instansi terkait untuk membicarakan keluhan serta mencari solusinya.

Demikian berita yang saya kutip dari sebuah harian di kota Semarang, terlepas dari berita di atas, kami telah menyelesaikan pesanan Cold Storage Freezer yang di pesan oleh rekanan yang memenangkan tender pekerjaan pengadaan peralatan rumah potong ayam yang telah di sediakan pemkot  ( Penggaron).

Cold Storage Freezer yang dipasang hanya berukuran kecil yaitu 1,8 x 2,2 x 2,4 mtr dengan temperatur -20 derajat Celcius. Menurut perencana kegiatan (dinas peternakan) cold storage tersebut hanya sebagai percontohan bagi para pedagang di pasar tersebut. Di harapkan para pedagang di pasar tersebut mengetahui  cara penyimpanan produk (daging ayam) secara baik dan benar.

Cold Storage Freezer

Cold Storage Freezer